Keajaiban Do’a | Ustadz Ammi Nur Baits 

Tayang pada tanggal 22 Maret 2025 Jam 16:51 WIB

KEAJAIBAN DO’A
Ustadz Ammi Nur Baits حَفِظَهُ الله تعالى

🗓️ Sabtu, 22 Maret 2025
🏢 Masjid Al Furqon, Godean, Yogyakarta

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

Ramadhan mendekati masa-masa terakhirnya, tinggal beberapa hari lagi kaum muslimin akan meninggalkan ramadhan, ada beberapa sikap manusia perihal akan berakhirnya ramadhan, ada yang sedih karena merasa belum maksimal dalam melaksanakan ibadahnya, namun ada pula yang bahagia ketika ramadhan akan berakhir karena dapat melaksanakan akivitas seperti biasanya.

Di bagian akhir ramadhan kita diajarkan lebih serius lagi dalam beramal, karena kesuksesan hamba dalam beramal itu ditentukan akhirnya

وَإِنَّمَا الأَعْمَالُ بِالْخَوَاتِيمِ

“Sesungguhnya setiap amalan tergantung pada akhirnya.” (HR. Bukhari, no. 6607)

Secara umum dalam semua waktu yang istimewa waktu ujung itu adalah waktu yang paling istimewa, semisal ; ba’da ashar di hari jumat, 1/3 malam terakhir, 10 hari Dzulhijjah di tanggal 9 & 10 demikian pula ketika 10 hari terakhir ramadhan karena ada lailatul qadr

لَيْلَةُ ٱلْقَدْرِ خَيْرٌ مِّنْ أَلْفِ شَهْرٍ

Artinya: Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.[Surat Al-Qadr Ayat 3

Disesi hari-hari terakhir ini kita diajarkan untuk memperbanyak doa, maka dari itu penting bagi kita mengetahui keajaiban do’a.

Imam al-Hafizh Abu Bakar Ahmad ibn Ali al-Khatib al-Baghdadi (w. 463 H.) meriwayatkan sebuah kisah dengan sanad yang berasal dari Abu al-Abbas al-Bari (salah seorang keturunan Abu Bakar as Shiddiq radhiyallahu’anhu), ia berkata

Syahdan di suatu masa di abad ke-3 Hijriyah, ada 4 anak muda penuntut ilmu belajar di kota Kairo. Mereka datang dari negeri yang jauh di Asia Tengah. Uniknya, keempat orang ini bernama Muhammad; hanya nama ayah mereka saja yang berbeda.

Karena serba kekurangan biaya, mereka tinggal bersama menyewa sebuah rumah di sudut kota.Suatu hari hari, mereka kehabisan bekal dan uang, sehingga tidak ada makanan sama sekali yang bisa mereka jadikan pengganjal lapar di hari itu.

Akhirnya, keempat pencari ilmu itu bermufakat. Setelah berembuk, mereka sepakat mengutus salah seorang di antara mereka untuk keluar mencari makanan. Caranya, mereka melakukan undian, siapa yang keluar namanya, dialah yang pergi. Setelah undian dicabut, keluarlah nama Muhammad Ibn Khuzaimah. Dengan berat hati, Muhammad Ibn Khuzaimah pun bersiap-siap pergi mencari makanan. Tapi sebelum pergi, ia berkata kepada ketiga sahabatnya:

“Tunggulah sebentar, biarlah aku sholat dulu 2 rakaat”.
Ketiga sahabat itu kemudian menyalakan lilin menunggu Ibn Khuzaimah selesai salat.Belum selesai Ibn Khuzaimah salat, tiba-tiba terdengar ketika pintu. Setelah dibuka, ternyata seorang kasim (orang kebiri) tengah menunggang keledai berdiri di luar pintu. Orang kasim itu adalah utusan gubernur Mesir.

Setelah tahu, orang kasim itu menyerahkan kantung kain berisi uang 50 dinar emas kepada 3 orang bernama Muhammad tersebut.
Orang kasim itu pun menunggu Ibn Khuzaimah menyelesaikan sholatnya, setelah itu ia pun menyerahkan kepadanya kantung kain yang juga berisi uang 50 dinar.Empat sekawan itu terperangah penuh heran.

Diriwayatkan oleh Al-Hakim dalam kitab Shahih-nya, dari ‘Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu, bahwasanya suatu ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

الدُّعَاءُ سِلاَحُ المُؤْمِنِ وَعِمَادُ الدِّيْنِ وَنُوْرُ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضِ

“Doa adalah senjata kaum mukminin dan merupakan tiang agama, serta cahaya langit dan bumi.”

wallahu’alam

Youtube ;https://www.youtube.com/watch?v=vTTsK7NGHgg

Facebook;https://www.facebook.com/share/v/1621yCWHGL/

#keajaiban #doa #ramadhan #waktu 

Anb Channel

Sumber Video: Anb Channel

Kajian Terbaru dari Anb Channel