6 Poin Penting Agar Lebaran Semakin Berpahala – Syaikh Sulaiman Ar-Ruhaily
Tayang pada tanggal 30 Maret 2025 Jam 17:00 WIB
SUNNAH-SUNNAH IDUL FITRI
1️⃣ TAKBIR IDUL FITRI
Lafazh takbir yang paling afdhal adalah yang diriwayatkan dari beberapa sahabat, seperti:
اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ لَا إِلَهَ وَاللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ
“Allahu Akbar, Allahu Akbar, La ilaha illallah, wallahu Akbar, Allahu Akbar wa lillahil-hamd.”(HR. Ibnu Abi Syaibah 2/168)
2️⃣ SHALAT IDUL FITRI
Ummu ‘Athiyah radhiyallahu ‘anha berkata:
أَمَرَنَا رَسُولُ اللَّهِ ﷺ أَنْ نُخْرِجَهُنَّ فِي الْفِطْرِ وَالْأَضْحَى؛ الْعَوَاتِقَ وَالْحُيَّضَ وَذَوَاتِ الْخُدُورِ، فَأَمَّا الْحَيَّضُ فَيَعْتَزِلْنَ الْمُصَلَّى وَيَشْهَدْنَ الْخَيْرَ وَدَعْوَةَ الْمُسْلِمِينَ
“Rasulullah ﷺ memerintahkan kami untuk membawa keluar para wanita pada hari Idul Fitri dan Idul Adha, baik para gadis remaja, wanita haid, maupun wanita pingitan. Adapun wanita haid, mereka menjauhi tempat shalat tetapi tetap menyaksikan kebaikan dan doa kaum Muslimin.” (HR. Bukhari, no. 324).
3️⃣ MAKAN SEBELUM SHALAT IDUL FITRI
Anas bin Malik radhiyallahu’anhu berkata:
كَانَ رَسُولُ اللهِ ﷺ لَا يَغْدُو يَوْمَ الْفِطْرِ حَتَّى يَأْكُلَ تَمَرَاتٍ وَيَأْكُلُهُنَّ وِتْرًا
“Nabi ﷺ tidak berangkat shalat pada hari Idul Fitri sebelum makan beberapa butir kurma, dan beliau memakannya dalam jumlah ganjil.” (HR. Bukhari, no. 953).
4️⃣ BERANGKAT SHALAT ID DENGAN BERJALAN KAKI
Disunnahkan berjalan kaki menuju tempat shalat Id kecuali jika ada uzur.
Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu berkata:
مِنَ السُّنَّةِ أَنْ تَخْرُجَ إِلَى العِيدِ مَاشِيًا
“Di antara sunnah adalah keluar menuju shalat Id dengan berjalan kaki.” (HR. Tirmidzi, no. 530).
5️⃣ MENEMPUH JALAN YANG BERBEDA KETIKA PULANG
Dari Jabir radhiyallahu ’anhu, ia berkata:
كَانَ النَّبِيُّ ﷺ إِذَا كَانَ يَوْمُ عِيدٍ خَالَفَ الطَّرِيقَ
“Rasulullah ﷺ pada hari raya biasa menempuh jalan yang berbeda (saat pergi dan pulang dari salat Id).” (HR. Bukhari, no. 986)
6️⃣ BERPAKAIAN RAPI DAN BERSIH
Disunnahkan bagi laki-laki memakai pakaian terbaik yang dimiliki, selain sutra dan emas. Karena keduanya haram bagi laki-laki.
(HR. Malik 2/248, Bukhari, no. 1239, Muslim, no. 2066).
7️⃣ LARANGAN TABARRUJ BAGI WANITA
Wanita tidak boleh memakai pakaian mencolok, berlebihan dalam berhias, atau memakai wewangian saat keluar ke tempat shalat Id. Mereka diperintahkan untuk menutup aurat dengan baik.
Allah Ta’ala berfirman:
وَقَرۡنَ فِي بُيُوتِكُنَّ وَلَا تَبَرَّجۡنَ تَبَرُّجَ ٱلۡجَٰهِلِيَّةِ ٱلۡأُولَىٰۖ
“Dan janganlah kamu berhias dan (bertingkah laku) seperti orang-orang jahiliah dahulu.” (QS. Al-Ahzab: 33).
9️⃣ SALING MEMBERIKAN TAHNIAH
Dari Jubair bin Nufair, ia berkata: “Para sahabat Rasulullah ﷺ, apabila bertemu pada hari raya, sebagian mereka mengucapkan kepada sebagian yang lain:
تَقبَّلَ اللهُ مِنَّا وَمِنْكَ
‘Taqabbalallahu minna wa minka’ (Semoga Allah menerima amal ibadah dari kami dan dari anda).” (Lihat: At-Targhib wa At-Tarhib, no. 381).
9️⃣ AMALAN HATI IDUL FITRI
Dan hendaknya seorang muslim pada hari Id tidak melupakan amalan hatinya, diantaranya:
– Menunaikan shalat dengan khusyuk.
– Memperbanyak dzikir dan doa.
– Mengharap rahmat Allah dan takut akan azab-Nya.
– Hendaknya berkumpulnya manusia di hari itu sebagai pengingat akan berkumpulnya seluruh manusia kelak di Hari Kiamat
– Memperlihatkan kegembiraan.
(Lihat: Majalis Ramadhan, hal. 226)
_________________________________
Yuk simak juga video terbaru terbaru dari masing-masing ulama di shahihfiqih dan jangan lupa SUBSCRIBE untuk memperoleh update video nasehat, maupun tanya jawab terbaru dari para ulama. dan juga SHARE nasehat dari para ulama kepada keluarga, kerabat, saudara, dan teman Antum agar semakin banyak yang mengetahui tentang islam dengan benar dari para ulama secara langsung. Jazaakumullahu khairan barakallah fiikum
Syaikh Sa’ad bin Turki al Khotslan – https://shahihfiqih.com/syaikh-saad-khotslan
Syaikh Sa’ad bin Nashir Asy Syitsri – https://shahihfiqih.com/syaikh-saad-asy-syitsri
Syaikh Abdurrozzaq bin Abdulmuhsin Al-Badr – https://shahihfiqih.com/syaikh-abdurrozzaq-al-badr
Syaikh Sulaiman bin Salimullah Ar-Ruhaily – https://shahihfiqih.com/syaikh-sulaiman-ar-ruhaily
Syaikh Shalih bin Abdillah bin Hamd al-Ushoimi – https://shahihfiqih.com/syaikh-shalih-al-ushoimi
Syaikh Shalih bin Fauzan bin Abdillah Al Fauzan – https://shahihfiqih.com/syaikh-shalih-al-fauzan
Syaikh Muhammad Mukhtar Asy Syinqithi – https://shahihfiqih.com/syaikh-muhammad-mukhtar-asy-syinqithy
Syaikh Shalih bin Muhammad Al Luhaidan – https://shahihfiqih.com/syaikh-shalih-al-luhaidan
Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani – https://shahihfiqih.com/syaikh-al-albani
Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin – https://shahihfiqih.com/syaikh-shalih-al-utsaimin
Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz – https://shahihfiqih.com/syaikh-abdul-aziz-bin-baz