Apa yang Sebenarnya Anda Jual ?

Jika Anda ingin bisnis Anda terus menerus bertumbuh, luangkan waktu beberapa menit untuk membaca artikel bisnis ini.

Uang masuk ke dalam bisnis karena adanya aktivitas jualan. Ada transaksi yang terjadi, sehingga roda bisnis terus berputar.

Sayangnya, banyak orang (saya harap itu bukan Anda) yang masih salah kaprah memaknai produknya.

Ujung-ujungnya, karena salah paham, penjualannya macet, bisnisnya pun ikutan macet.

Apa yang Harus Dipahami dari Bisnis Kita ?

Jika Anda mengatakan Anda jual baju, Anda jual makanan, jual buku, jual lisensi, jual rumah, jual mobil, jual spare part, jual kursus, lebih baik berhenti sejenak dari jualannya pahami artikel ini dulu saja, hehe. .

Jika Anda beranggapan Anda menjual itu, maka itu cara pikir yang tidak sepenuhnya benar.

Definisikan ulang produk yang kita jual.

  • Mereka tidak membeli baju, mereka membeli Model
  • Mereka tidak membeli makanan, mereka membeli rasa
  • Mereka tidak membeli kendaraan, mereka membeli fasilitas

Ingat ini ya.

Mereka Membeli Manfaat Produk

Pasar tidak membeli produk kita, tapi mereka membeli “manfaat” di balik produk kita.

Sayangnya kebanyakan penjual hanya menyodorkan produknya, bukan manfaatnya.

Padahal yang dicari pembeli adalah manfaat, ya pantas gak ketemu, hehe.

Yuk ah, jangan terjebak di bentuk produk. Kenapa ?

Karena bisa membuat kita jadi Penjual yang hanya mengejar pembeli. Dan bisnis yang hanya mengejar pembeli tidak akan kemana-mana.

Petakan Kelebihan dibalik Produk Anda

Ayo petakan dulu tentang Produk kita seperti ini:

  • Apa kelebihan produk Anda ?
  • Kenapa harus beli ke Anda ?
  • Apa masalah pasar yang hilang jika membeli produk Anda ?

Hati hati, pembeli bukan membeli produk yang kita tawarkan. Tetapi pembeli itu, membeli manfaat yang ada di balik produk itu. Mereka mau keinginanya dan kebutuhannya terpenuhi.

Contohnya, saya pernah menjual sebuah kursus. Tapi, Saya tidak menjual kursus, saya menjual solusi untuk mereka yang Jualannya bermasalah.

Mereka yang sudah ikut kursusnya paham itu. Alhamdulillah, Hasilnya banyak orang yang kini sudah merasakan manfaatnya.

Jangan sampai salah mendefinisikan produk Anda ya