Membuat Penawaran Yang Disukai Calon Pembeli

Beberapa orang ada yang tidak suka terima Pesan promosi secara langsung di Broadcast WhatsApp. Padahal ini hanya presepsi saja.

Yang mereka tidak suka, bukan pesannya. Tapi “Isi” pesannya.

Jika Broadcast WhatsApp (pesan siaran) ada manfaatnya, yang terima pasti suka. Jika diberi manfaat tapi gak suka, nah itu yang bermasalah yang nerima. Hehe.

Termasuk saat pesan Promosi.

Niatkan kirim pesan untuk menginfokan manfaat. Dengan begitu, penerima pun tetap suka.

Tulisan yang menginfokan manfaat, dengan tulisan yang hanya fokus cari untung, itu berbeda sekali. Kalau pesan promosi kita bermanfaat, mereka akan suka menerima pesan kita.

3 Poin Agar Penawaran kita Disukai

Pikirkan, Jika calon pembeli tidak suka dengan penawarannya, gimana mereka mau beli? Hehe

Nah, selain menginfokan manfaat. Ada 3 poin yang perlu diperhatikan agar penawaran Anda disukai.

1. Berikan Penawaran yang memang dibutuhkan target pasar.

Fokus tawarkan kebutuhan orang. Bukan tawarkan kebutuhan si penjual, hehe. Misalnya jika target pasar sedang butuh minuman buat berbuka puasa yang manis dan menyehatkan, coba tawarkan produk Minuman seperti Susu Kurma. Jangan tawarkan Kratingdaeng, hehe.

2. Berikan banyak keuntungan dalam satu penawaran.

Pastikan manfaat yang diterima itu diatas harga. Jangan kebalik. Ambil Contoh tadi, Susu Kurma ini punya khasiat bisa meningkatkan Daya Tahan Tubuh, melancarkan buang air besar dan sembelit, menjaga kepadatan tulang dan tekanan darah sehat, dan mengatasi asam lambung.

Setelah jelasin semua manfaat itu, kita beritahu harga nya. Misalnya harganya senilai 10 ribu per botol. Maka In Syaa Allah secara otomatis, orang orang akan berpikir bahwa khasiat yang dimiliki susu kurma ini jauh lebih besar dibanding harga nya.

3. Gunakan bahasa calon pembeli

Penawarannya bagus, tapi kalau calon pembeli gak paham ya percuma. Hehe

Anda bisa baca kembali artikel kami tentang Jualan Itu Komunikasi. Disana saya sudah menuliskan bahwa cara kita menawarkan produk dengan baik itu adalah dengan menyederhanakan Kalimat nya supaya lebih mudah dipahami.

Silahkan dipraktikkan ke dalam bisnis Anda. Semoga Allah mudahkan urusan bisnis kita. Aamiin